LEBAK, BANTEN — Kepedulian terhadap sesama tidak mengenal batas wilayah. Semangat itu ditunjukkan masyarakat, pemuda, mahasiswa, dan sejumlah komunitas di Kabupaten Lebak, Banten, melalui kegiatan bertajuk “Peduli NTT,
Bersama Kita Bisa, Bersama Kita Berarti.”
Kegiatan tersebut menjadi bentuk solidaritas sekaligus ajakan kepada masyarakat untuk bersama-sama memberikan dukungan kepada saudara-saudara di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang membutuhkan.
Sejumlah organisasi mahasiswa dan komunitas turut terlibat, di antaranya HMI, GMNI, PMII, KUMALA, serta Komunitas Salam Setetes Darah Kabupaten Lebak.
Wakil Ketua Bidang Sosial Kemasyarakatan FORWATU Banten, Gatot Supriono, mengatakan kepedulian terhadap sesama merupakan tanggung jawab bersama.
“Kita tidak harus menunggu menjadi orang yang mampu untuk peduli. Dari apa yang kita miliki dan semampu kita, mari kita berbagi. Ketika kepedulian dilakukan secara bersama-sama, maka akan menjadi kekuatan besar,” ujar Gatot. kepada Media LensaNewsBanten.
Menurut dia, gerakan Peduli NTT tidak semata-mata berkaitan dengan bantuan materi. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi simbol persaudaraan dan solidaritas antarsesama anak bangsa.
Keterlibatan berbagai organisasi mahasiswa dan komunitas, kata Gatot, diharapkan dapat memperkuat budaya gotong royong serta kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Bersama kita bisa, bersama kita berarti. Semoga langkah kecil yang kita lakukan hari ini dapat memberikan manfaat dan menjadi bagian dari kebaikan untuk saudara-saudara kita di NTT,” katanya.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa persaudaraan sebagai sesama warga Indonesia tidak dibatasi oleh jarak maupun perbedaan daerah.
Dari Banten untuk NTT, dari kita untuk sesama.
(Red).





