LEBAK – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) menjadi perhatian Polsek Rangkasbitung, Polres Lebak, Banten. Polisi memberikan edukasi kepada pelajar SMAN 3 Rangkasbitung mengenai penggunaan AI secara bijak di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.
Sosialisasi tersebut dilaksanakan di SMAN 3 Rangkasbitung, Kelurahan Muara Ciujung Barat, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Senin (31/8/2026). Kegiatan disampaikan oleh Brigadir Dwi Wahyuni, anggota Polwan Polsek Rangkasbitung.
Dalam kegiatan tersebut, pelajar diberikan pemahaman mengenai perkembangan dan pemanfaatan teknologi AI dalam kehidupan sehari-hari. Polisi juga mengingatkan para siswa agar tidak hanya memahami manfaat teknologi, tetapi juga mengenali risiko yang dapat muncul apabila AI digunakan tanpa pertimbangan yang tepat.
Literasi digital menjadi salah satu hal yang ditekankan dalam sosialisasi. Para pelajar diingatkan untuk lebih kritis dalam menerima informasi yang beredar di internet maupun media sosial.
Kemampuan memeriksa kebenaran informasi dinilai penting untuk mencegah pelajar ikut menyebarkan informasi palsu atau hoaks. Terlebih, perkembangan teknologi AI memungkinkan pembuatan dan penyebaran konten digital berlangsung semakin cepat.
Kapolres Lebak Polda Banten AKBP Arninsi, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Rangkasbitung AKP Henri Sinaga, S.H., mengatakan edukasi tersebut merupakan upaya memberikan pemahaman kepada generasi muda agar dapat memanfaatkan perkembangan teknologi secara bertanggung jawab.
“Kami memberikan pemahaman kepada para pelajar mengenai penggunaan teknologi artificial intelligence secara bijak. Kami juga meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya menyaring informasi guna mencegah penyebaran hoaks di era digital,” ujar Henri.
Menurut Henri, perkembangan teknologi harus diikuti dengan peningkatan kemampuan literasi digital. Pelajar diharapkan mampu menggunakan teknologi untuk mendukung kegiatan pendidikan dan aktivitas positif lainnya, sekaligus memahami batasan dalam penggunaannya.
Sosialisasi tersebut mendapat respons positif dari siswa SMAN 3 Rangkasbitung. Kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap perkembangan teknologi digital.
(Red)





