Posted in

Halson Nainggolan Resmi Jadi Sekda Lebak, Penantian Hampir Setahun Berakhir

Oplus_131072
banner 468x60

LEBAK – Penantian Kabupaten Lebak untuk memiliki Sekretaris Daerah (Sekda) definitif akhirnya berakhir. Halson Nainggolan dijadwalkan dilantik sebagai Sekda definitif oleh Bupati Lebak Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya, Senin (14/9/2026).

Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Sekda Kabupaten Lebak digelar di Pendopo Bupati Lebak mulai pukul 09.30 WIB.

banner 336x280

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Lebak, Fahri, membenarkan agenda tersebut.

“Ya, besok ada pelantikan,” ujar Fahri saat dikonfirmasi, Minggu (13/9/2026).

Kepastian itu juga tertuang dalam surat undangan resmi Bupati Lebak Nomor R.800/17-MP/IX/2026 tertanggal 11 September 2026. Surat tersebut memuat agenda pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Sekda Kabupaten Lebak.

Halson bukan nama baru di lingkungan Pemkab Lebak. Sejak November 2025, ia telah menjalankan tugas sebagai Pj Sekda Lebak.

Artinya, hampir setahun roda koordinasi birokrasi Lebak dijalankan dengan status penjabat. Kini, dengan dilantiknya Halson sebagai Sekda definitif, status tersebut segera berakhir.

Bukan Sekadar Ganti StatusJabatan Sekda bukan posisi seremonial. Sekda memiliki peran penting dalam mengoordinasikan perangkat daerah, administrasi pemerintahan, perencanaan pembangunan hingga penganggaran daerah.

Karena itu, setelah resmi definitif, publik tentu menunggu gebrakan dan kinerja Halson dalam mengawal mesin birokrasi Pemkab Lebak.

Apalagi, pelantikan ini berlangsung di tengah sejumlah pekerjaan besar pemerintah daerah, termasuk proses perencanaan dan penganggaran Tahun Anggaran 2027.

Status definitif diharapkan tidak hanya memberikan kepastian administrasi, tetapi juga membuat koordinasi antarperangkat daerah semakin solid dan keputusan pemerintahan bisa berjalan lebih efektif.

Di bawah kepemimpinan Bupati Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya, Sekda definitif juga dituntut mampu menjadi penggerak koordinasi birokrasi, bukan sekadar menjalankan rutinitas administratif.

Dengan berakhirnya masa Pj, sorotan berikutnya tentu bukan lagi soal siapa yang menduduki kursi Sekda, melainkan apa yang akan dilakukan setelah kursi itu resmi diduduki.

.

Publik Lebak kini menunggu bukti: apakah birokrasi semakin cepat, koordinasi semakin kuat, dan program pembangunan benar-benar terasa manfaatnya bagi masyarakat.

Prosesi pelantikan dijadwalkan dihadiri unsur pemerintahan serta tamu undangan lainnya. Untuk ketentuan pakaian, unsur TNI/Polri mengenakan PDU IV, sedangkan unsur sipil menggunakan Pakaian Sipil Lengkap (PSL).

(Red)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *