LEBAK – Dampak musim kemarau mulai dirasakan warga di sejumlah wilayah Kabupaten Lebak. Dalam empat hari terakhir, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak telah menggelontorkan 75.000 liter air bersih untuk membantu masyarakat yang mengalami krisis air.
BPBD mengingatkan pemerintah desa agar tidak menunggu kondisi semakin parah. Desa yang mulai mengalami kekeringan diminta segera mengajukan permohonan distribusi air bersih agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat.
Sekretaris BPBD Kabupaten Lebak, Febby Rizki Pratama, mengatakan penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan hasil asesmen di lapangan serta usulan dari pemerintah desa.
“Setiap desa yang membutuhkan distribusi air bersih agar segera mengusulkan permohonan kepada BPBD Kabupaten Lebak. Kami akan melakukan asesmen dan penyaluran sesuai kondisi di lapangan agar kebutuhan air bersih masyarakat dapat segera terpenuhi,” kata Febby, Senin (20/7/2026).
Data BPBD mencatat, selama periode 17–20 Juli 2026, bantuan air bersih telah disalurkan sebanyak 35.000 liter ke Desa Cibuah, 18.000 liter ke Desa Lebak Asih, 12.000 liter ke Desa Sukajaya, dan 10.000 liter ke Desa Pasir Tangkil.
Meski demikian, masih ada sejumlah desa yang masuk daftar terdampak kekeringan dan menunggu giliran distribusi, yakni Desa Mekarsari, Sangkanmanik, Muara, Sukarendah, serta Jalupang Mulya.
BPBD juga telah menjadwalkan penyaluran lanjutan pada Selasa (21/7/2026) di Desa Sangkanmanik, Kecamatan Cimarga, dengan alokasi 12.000 liter air bersih.
Febby memastikan pihaknya akan terus memantau perkembangan musim kemarau dan mempercepat penyaluran bantuan bagi wilayah yang mengalami krisis air bersih.
“Kami akan terus memantau perkembangan dampak kekeringan dan memastikan masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih mendapatkan pelayanan secepatnya,” ujarnya.
BPBD Kabupaten Lebak kembali mengimbau seluruh pemerintah desa agar segera melaporkan kondisi wilayahnya apabila mulai mengalami kekeringan, sehingga distribusi air bersih dapat dilakukan sebelum krisis semakin meluas.
(Red).





