Posted in

Kapolres Lebak Siagakan Pasukan Hadapi Karhutla, Pembakar Hutan Diingatkan Bakal Ditindak Tegas

banner 468x60

LEBAK – Menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) saat musim kemarau, Polres Lebak menggelar Apel Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Bencana dan Karhutla Tahun 2026 di Lapangan Apel Mapolres Lebak, Selasa (4/8/2026). Apel dipimpin langsung Kapolres Lebak AKBP Arninsi, S.H., S.I.K., M.Si., dengan melibatkan unsur Forkopimda, TNI, Polri, BPBD, hingga instansi terkait.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Lebak Ir. H. Amir Hamzah, M.Si., Kasdim 0603/Lebak Mayor Arh Kelly Heriyanto, Kajari Lebak Adi Rifani, S.H., M.H., Wakapolres Lebak Kompol Eddy Prastyo, S.E., M.M., serta jajaran Forkopimda, BPBD, Satpol PP dan Damkar, PMI, PLN, Perhutani, Dinas Kesehatan, PDAM, dan personel gabungan.

banner 336x280

Dalam apel tersebut, AKBP Arninsi membacakan amanat Kapolda Banten yang menegaskan bahwa kesiapsiagaan Karhutla tidak boleh hanya menjadi kegiatan seremonial. Seluruh pihak diminta benar-benar siap menghadapi potensi kebakaran yang meningkat saat musim kemarau.

“Perubahan iklim, suhu udara yang meningkat, musim kemarau berkepanjangan, hingga aktivitas manusia menjadi faktor yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan. Karena itu kita tidak boleh lengah dan harus meningkatkan kesiapsiagaan sejak dini,” tegas Kapolres saat membacakan amanat Kapolda Banten.

Kapolda juga mengingatkan pentingnya sinergi lintas sektoral melalui patroli terpadu, deteksi dini kawasan rawan, edukasi kepada masyarakat, optimalisasi sarana dan prasarana, serta penegakan hukum secara tegas terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan.

Seluruh personel diminta terus meningkatkan kewaspadaan dengan memperkuat koordinasi, mengintensifkan patroli selama musim kemarau, dan mengedukasi masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah mengatakan wilayah Kabupaten Lebak memiliki kawasan yang cukup luas dan berpotensi mengalami Karhutla ketika musim kemarau tiba. Menurutnya, penanggulangan bencana tidak akan berhasil tanpa kolaborasi seluruh pihak.

“Keberhasilan penanggulangan bencana membutuhkan kerja sama pemerintah daerah, TNI-Polri, BPBD, Damkar, relawan hingga masyarakat. Semua harus bergerak bersama agar Karhutla dapat dicegah,” ujarnya.

Sementara itu, Kasdim 0603/Lebak Mayor Arh Kelly Heriyanto yang membacakan amanat Dandim menyampaikan bahwa Kodim telah menyiapkan personel terlatih beserta kendaraan pemadam kebakaran untuk mendukung penanganan Karhutla di Kabupaten Lebak.

Usai apel, Kapolres bersama Wakil Bupati, Kasdim, Forkopimda dan para tamu undangan melakukan pemeriksaan pasukan serta perlengkapan guna memastikan seluruh personel dan peralatan siap diterjunkan apabila terjadi bencana maupun kebakaran hutan dan lahan.

Kapolres Lebak AKBP Arninsi menegaskan, kesiapsiagaan dan sinergi menjadi kunci utama mencegah Karhutla. Ia juga mengajak masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat segera ditangani sebelum meluas.

(Red).

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *