{"id":1382,"date":"2024-08-26T12:51:31","date_gmt":"2024-08-26T12:51:31","guid":{"rendered":"https:\/\/lensanewsbanten.com\/?p=1382"},"modified":"2024-08-26T12:51:31","modified_gmt":"2024-08-26T12:51:31","slug":"oknum-pt-prima-tunggal-berkah-diduga-adu-domba-antar-lembaga-keagamaan-di-desa-wantilan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.lensanewsbanten.com\/index.php\/2024\/08\/26\/oknum-pt-prima-tunggal-berkah-diduga-adu-domba-antar-lembaga-keagamaan-di-desa-wantilan\/","title":{"rendered":"Oknum PT. Prima Tunggal Berkah Diduga Adu Domba Antar Lembaga Keagamaan Di Desa Wantilan"},"content":{"rendered":"\n<p><strong><mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">Lensa<\/mark><mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-cyan-blue-color\">News<\/mark>Banten<\/strong>, &#8211; Oknum perusahaan PT. Prima Tunggal Berkah di bawah pimpinan Ajang Sugiantoro dengan di bantu kroni &#8211; kroninya salah satunya Yayat Supriyatna diduga telah melakukan tindakan tidak terpuji yang mengarah kepada adu domba memicu perpecahan antar majelis ta&#8217;lim dan lembaga\u00a0 keagaaman lainnya di Desa Wantilan, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Subang.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Oknum perusahan tersebut diduga telah melakukan penghasutan kepada para pimpinan majelis ta&#8217;lim dan lembaga keagamaan yang ada di Desa Wantilan di antaranya Majelis Ta&#8217;lim Al Mukhlis, Majelis Ta&#8217;lim Uthlubul Ilma, DKM Masjid Al Barkah, dan Majelis Ta&#8217;lim Adzdazariyat.&nbsp; Sehingga menimbulkan pecah belah dan ketidak harmonisan antara majelis -majelis tersebut dengan Majelis&nbsp; Al qodri yang di isukan dan di tuduh tidak amanah serta menggelapkan kontribusi bantuan sodaqoh CSR (Corporate Social Responsibility) sebesar 2 juta per bulan dari Perusaahaan tersebut.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Padahal sebelumnya hubungan antara Majelis Al Qodri dengan majelis -majelis lainnya sangat harmonis sekali baik-baik saja, terlihat dalam setiap kegiatan keagamaan saling memberikan support dan dukungannya. Namun setelah adanya penghasutan dari&nbsp; pihak tertentu, sehingga menimbulkan keretakan dan suudzon antara hubungan Majelis Al Qodri dan majelis &#8211; majelis lainnya, padahal nyatanya tidak demikian seperti apa yang di tuduhkan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Menanggapi hal tersebut, isu SARA yang terjadi di Desa Wantilan, Majelis Ulama Indonesia Kecamatan&nbsp; Cipeundeuy segera merespon cepat&nbsp; agar permasalahan tersebut dapat terselesaikan dan tidak menimbulkan hal-hal yang tidak di inginkan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Ketua MUI Kecamatan Cipeundeuy Ustadz Ahmad Hidayat melalui Sekertaris MUI Ustadz M Ridwanullah Abdul Aziz mengaku&nbsp; bahwa pihaknya mendapat laporan dan aduan dari Majelis Ta&#8217;lim Al Qodri&nbsp; merasa tidak nyaman atas tuduhan yang di tuduhkan oleh oknum PT. Prima Tunggal Berkah kepada Majelis&nbsp; Al Qodri.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Atas laporan tersebut,&nbsp; MUI Kecamatan Cipeundeuy segera bertindak cepat dengan cara melakukan mediasi \/islah pada tanggal 22 Agustus 2024, antara penerima bantuan sodaqoh Majelis Ta&#8217;lim Al qodri dengan Majelis Ta&#8217;lim Al Mukhlis, Majelis Ta&#8217;lim Uthlubul Ilma, Majelis Ta&#8217;lim Adzdazariyat dan DKm Masjid Al Barkah dan dihadiri oleh para Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Desa Wantilan&#8221;. Ungkapnya Senin (26\/8).&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Menurutnya, setelah melakukan Mediasi \/Islah, peserta musyawarah telah sepakat dan islah untuk tidak menuntut atau memperkarakan Majelis Ta&#8217;lim Al Qodri karena telah memahami kesalah pahaman yang terjadi, bahwa bantuan sodaqoh sebesar 2 juta per bulan yang di terima Majelis Ta&#8217;lim&nbsp; Al Qodri dari CSR selama ini memang hanya diperuntukan manfaatnya untuk keperluan Majelis Al Qodri bukan untuk di bagikan kepada majelis majelis taklim atau lembaga lainnya di Desa Wantilan.<\/p>\n\n\n\n<p>Kemudian selanjutnya,&nbsp; Pihak MUI Kecamatan Cipeundeuy melakukan pemanggilan berkirim surat kepada pihak perusahaan PT. Prima Tunggal berkah untuk mediasi \/ islah yang di jadwalkan pada tanggal 25 Agustus 2024 bertempat di majelis ta&#8217;lim adzdazariyat.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Namun sangat di sayangkan, pihak perusahahaan PT. Prima Tunggal Berkah tidak mengindahkan panggilan MUI untuk melakukan mediasi \/islah, dengan alasan tertentu pihak perusahan tidak hadir atau datang pada mediasi pertama&#8221;. Tuturnya&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Lanjutnya, pihak MUI Kecamatan Cipeundeuy akan berkirim surat kembali melakukan panggilan kedua dan ketiga, dan akan melakukan tindakan tegas jika pihak perusahaan tersebut tidak mengindahkan panggilan MUI untuk mediasi \/islah. Pungkasnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk diketahui,&nbsp; Perusahan PT. Prima Tunggal Berkah bergerak di bidang pengolahan limbah ampas kecap dan limbah jenis lainnya dari PT. Anugerah Mutu Bersama yang memproduksi kecap bango&nbsp; berdomisli di Dusun Wantilan, RT 007\/ RW 03, Desa Wantilan, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Subang.<\/p>\n\n\n\n<p>Reporter: Sep<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>LensaNewsBanten, &#8211; Oknum perusahaan PT. Prima Tunggal Berkah di bawah pimpinan Ajang&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1384,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[45],"tags":[282],"newstopic":[283],"class_list":["post-1382","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-daerah","tag-diduga-oknum-pt-prima-tunggal-berkah-adu-domba","newstopic-daerah-kabupaten-subang"],"aioseo_notices":[],"views":3,"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.lensanewsbanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1382","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.lensanewsbanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.lensanewsbanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.lensanewsbanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.lensanewsbanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1382"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.lensanewsbanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1382\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1385,"href":"https:\/\/www.lensanewsbanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1382\/revisions\/1385"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.lensanewsbanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1384"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.lensanewsbanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1382"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.lensanewsbanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1382"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.lensanewsbanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1382"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.lensanewsbanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=1382"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}